SEMINAR
LINGKUNGAN HIDUP
Kegiatan
seminar lingkungan hidup yang dilaksanakan oleh HIMABIO Universitas Tadulako pada
tanggal 8 juli 2012 di gedung auditorium
Dikjar Propinsi Sulawesi tengah bertema
“Satu Bumi Satu masa Depan (one earth one future) dibuka oleh pembantu dekan I
FKIP Dr. Samsurizal M.Sulaeman,M.Si, dan di ikuti sekitar 230 peserta dari
berbagai universitas dan masayarakat umum serta dihadiri oleh Sekjen IKAHIMBI
Kardi Sambanoa yang juga merupakan mahasiswa Program studi Pendidikan Biologi
universita Tadulako.
Kegiatan seminar ini terlaksana atas
kerja sama antara Himabio dengan Panin Bank serta Bank mandiri. Kegiatan
seminar kali ini di pandu oleh moderator yang juga merupakan alumni pendidikan
Biologi Universitas Tadulako Yuniarti Tunekon, S.Pd dan di isi oleh tiga
pemateri handal yakni Dr. H. Nadjamudin Ramly, M.Si dengan meteri “pendidikan
karakter Berbasis Lingkungan”, Drs. Amirudin Kasim, M. Si dengan materi
“Perubahan Iklim dan Pembangunan Berkelanjutan” dan Silvana S.T dari Badan
Lingkungan Hidup Sulawesi Tengah dengan “materi Kondisi lingkungan Kota Palu
dan Upaya Pengendaliannya”
Diharapakan setelah mengikuti
kegiatan seminar ini semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini dapat
menyadari pentingnya menjaga lingkungan hidup, sehingga dalam setiap tindakan
yang dilakukan harus mempertimbangkan aspek lingkungannya. Kegiatan ini sangat
mendapat dukungan dari Panin bank, bentuk dukungan yang diberikan adalah dengan
menyumbangkan paket bibit trembesi dan sengon serta buku penuntun budi dayanya.
secara tidak langsung kegiatan ini telah mendukung program refores yang
dilakukan oleh Panin Bank.
Baik Peserta, panitia, pemateri dan
moderator mendapatkan souvenir berupa satu paket bibit pohon trenbesi dan pohon
sengon. Pohon Trembesi/raintree ( Samanea
saman) dinilai sangat baik untuk mengurangi efek emisi karbon karena
kemampuannya menyerap 28 ton gas karbon/ tahun. Sengon (Afbazia falcataria) merupakan kayu serba guna dan berfungsi
menyerap nitrogen dan karbon dioksida dari udara bebas. Dengan melihat manfaat
dari kedua pohon ini diharapkan agar semua pihak yang terlibat dan telah
mendapatkan bibit pohon tersebut dapat memanfaatkannya dengan baik untuk
membantu menyelamatkan dunia dari Global Worming.
