Sejarah Himabio
Pada tahun
1991 mahasiswa Pend. biologi membentuk satu kelompok Biologi study Club (BSC)
yang di SK an olehDekan Fakultas keguruan Dan Ilmu penddikan. Kolompok ini
melakukan suatu kegiatan nasional di bawah pimpinan Moh. Yusuf dan kegiatan
Tersebut tidak sukses dikarenakan tidak satupun delegasi yang hadir pada
kegiatan tersebut, Kemudian Bioloi Study Club ( BSC) ditahun tesebut dirundung
berbagai masalah internal maupun external kampus. Sehingga banyak bermunculan
kelmpok-kelompok studi dalam tubuh
mahasiswa prog. Study Pendidikan Biologi diantaranya Amoeba, Vagusdan
BSC. Kemdian Amoeba mencoba mengkonsoliasikan
disetiap angkatan tentang kegiata Biologi Study Club (BSC), yang tidak
sukses.
Pada tahun 1994-1995 dibawah kepemimpinan
Zulfikar Ali bersama teman-teman mahasiswa lin berinisiatif membentuk suatu
kelompok yang mewadai semu kelompo-kelompok yang ada, menjadi sutu kelompok
besar yaitu HIMABIO. Pada tahun yang
sama Himabio melaksanakan salah satu
kegiatan Lomba Cepat Tepat Biologi
(LCTB) tigkat SMP se-kota Palu. Kegiatan tersebut sukses dengan anggaran
pelaksanan murni usaha swadaya dari mahasiswa biologi karena himabio pada saat
itu belum diakui oleh pihak FKIP dan Universitas Tadulako. Kegiatan LCTB
dilaksanakan betujuan agar Himabio bisa diakui oleh Dekan FKIP, dan
Alhamdulillah berkat kerja keras Himabio pada tahun itu sukses melaksanakan
kegiatan LCTB. Pada tahun 1996 Himabio mendapat legalisasi dari dekan FKIP dan
Di SK kan sebagai penguatan untuk mengkader mahasiswa Prog. Studi Pend.Biologi
di bidang pendidikan dan Lingkungan masyarakat.
Pada tahun
1996-1997 dibawah kepemimpinan
Hernawati, Himabio fakum melaksanakan LCTB. Kegiatan LCTB aktif kembali
menjadi suatu kegiatan yang wajib pada masa kepemimpinan Sukinto pada tahun
1997-1999. Pada masa kepemimpinannya Himabio mengadakan kemah kerja Besama
mahasiswa biologi Universitas Gorontalo yang berempat diperbatasan propinsi
Sulawesi Tengah dan propinsi Gorontalo (Molosipat). Pada tahun 2000, Himabio
dibawah kendali Rusdi A. Douw. Kemudian kepemimpinan Himabio deserahkan kepada
Saudara Mursalim Pada tahun 2001, pada masa kepemimpinannya Himabio mulai
melebarkan sayap dengan bergabung
disalah satu lembaga tertinggi, yaitu Jaringan Himpunan Mahasiswa Biologi
Indonesia (JHMBI). Akan tetapi dipertengahan masa kepemimpinanya saudara
mursalim mengundurkan diri karena suatu dan lain hal. Akhirnya kepmimpinan
Himabio diamanatkan kepada saudara Jamdin Asy’Ari melalui Musyawarah Luar Biasa
(MUSLUB) pada tahun 2001-2002.
Pada tahu
2003 Himabio diketuai oleh Endro sulistio. Dan pada tahun 2004-2005 diketuai
oleh Harianto Lukman. Beliau merupakan salah satu penggagas lagu Mars Himabio
yang menjadi lagu wajib bagi anggota Himabio. Pada tahun 2005 diketuai oleh
Budiman. Pada tahun 2006-2007 diketuai oleh andriani, pada tahun tersebut
himabio mengutus delegasi untuk mengikuti Rapat koordinai nasional mahasiswa
biologi se-Indonesia di Samarinda Kalimantan Timur. Pada tahun 2007-2008
Himabio diketuai oleh Ahmad Syakur. Pada tahun yang sama Himabio mengutus
delegasi untuk mengikuti musyawarah wilayah IX sulawesi ikatan mahasiswa
biologi se-indonesia di Manado. Kemudian Universitas Tadulako dipercayakan menjadi tuan rumah Rapat
Koordinasi Mahasiswa Biologi Indonesia Wilayah IX Sulawesi. Pada tahun
2009-2010 diketuai oleh Kardi sambanoa yang sekarang menjabat sebagai
Sekjen IKAHIMBI berdasarkan Musyawarah Nasional yang dilaksanakan pada bulan
november 2011. Pada masa kepemimpinannya Himabio kembali mengutus delegasi
untuk mengikuti Musyawarah nasional IKAHIMBI di Universitas Manado. Seiring
berjalannya waktu pada tahun 2011 Himabio mengadakan pesta Demokrasi pemilu
raya ketua Himabio. Dari hasil pemilu raya yang dilaksanakan maka tepilihlah salah
satu kandidat yaitu saudara Moh. Rifai sebagai ketua Himabio. Pada masa
kepemimpinanya , Himabio mengutus delegasi untuk mengikuti Rapat Koordinasi
Wilayah IX Ikatan Mahasiswa Biologi Indonesia yang bertempat di Univeritas
Hasanudin Makassar. Pada tahun yang sama Himabio kembali mengutus delegasi untuk mengikuti Rapat
Koordinasi Nasional Mahasiswa biologi Indonesia di Universitas Borneo Tarakan
Kalimantan Timur. Dan alhamdulillah keputusan hasil RAKORNAS IKAHIMBI
mempercayakan Universitas Tadulako
sebagai tuan rumah untuk melaksankn kegiatan MUNAS Mahasiswa Biologi
Indonesia, di bawah kendali IKAHIMBI dan dimontoring oleh dua lembaga sekaligus
yaitu Himabio FKIP dan HBM F.MIPA yang dilaksankan pada bulan november 2011. Setelah
masa kepemimpinan Moh.Rifai berakhir pada tahun 2012 Himabio diketuai oleh Saudara
Moh. Rinaldi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar